RFS News -- Merdeka.com adalah
hasil dari kolaborasi antara media dan teknologi. Kebanyakan media online
dibangun sebagai bagian dari pengembangan perusahaan media, atau dibangun oleh
orang-orang media.
Tetapi merdeka.com justru
dibangun oleh perusahaan teknologi yang terdiri dari orang-orang yang mengerti
PHP & Apache/FreeBSD lebih dulu dari pada ilmu jurnalistik (dulunya).
Berangkat dari pengalaman KapanLagi.com yang berusaha menjadi
a pure internet player yaitu
organisasi yang berfokus pada menyediaan layanan di internet yang bisa
dinikmati oleh jutaan orang dan kemudian bermetafor menjadi perusahaan
teknologi & media dengan fokus di entertainment.
Kini
bergabung dengan orang-orang jurnalistik. Sinergi orang teknologi dan jurnalis
itulah maka lahirlah merdeka.com.
Perlu
ada informasi yang harus benar, cepat disajikan, cepat dapat diakses, akurat,
dan bisa dipertanggung jawabkan. Situs merdeka.com adalah www organization, yaitu organisasi
yang hidup di internet orang-orangnya hidup, berkarya, bisa di-googling, dan
diajak ngobrol di internet bahkan menghidupi keluarganya dari internet.
Tujuannya
adalah menjadi sebuah media yang bisa diakses jutaan orang melalui teknologi,
tanpa batasan atau dibatasi, karena: tidak ada yang lebih berharga dari pada
menjadi merdeka (tanpa dot com).
Sekarang
Merdeka.com mulai diperhitungkan dengan media-media online lainnya karena bisa
dibilang sekarang Merdeka.com berkembang cukup cepat karena berita dan
informasi yang disampaikan cukup lugas dan cepat sehingga mudah di akses
sehingga bisa sampai berjalan 3 tahun ini.
A. Kelebihan
Media Online Merdeka.com
Merdeka.com merupakan media online
yang tegas, lugas, dan cepat dalam memberitakan suatu permasalahan yang terjadi
dipermukaan, selain itu Merdeka.com salah satu media online yang berani dalam
pemberitaannya sehingga membuat masyarakat lebih mengetahui informasi yang sebenanya
terjadi.
B. Kekurangan
Media Online Merdeka.com
Pemberitaannya sering memojokan
pihak-pihak tertentu sehingga banyak membuat kontroversi dikalangan elit
politik, selain itu beredar kabar di media sosial Kaskus bahwa wartawan Merdeka.com
sering terlibat money politik dengan beberapa partai politik sehingga banyak
yang bilang wartawan Merdeka.com bisa dibayar sepeti contoh ketika Pilpres 2014
lalu Merdeka.com terlibat kasus dengan partai politik dan menyudutkan salah
satu Capres karena berkembang isu bahwa wartawannya bisa dibayar untuk
pemesanan dalam pembuatan berita.